Minggu, 29 Agustus 2010

Kode Plastik pada Wadah Makanan


(Sumber: Sebagian diambil dari www.AkuInginHijau.org) Plastik adalah media favorit pedagang untuk membungkus makanan dan minuman, karena plastik tidak pecah, tidak bocor dan murah namun, plastik juga beresiko mencemari lingkungan, dan bahkan tubuh kita.

Kalo kita membeli sebuah minuman spt Botol Aqua, C1000 atau lainnya, coba perhatikan gambar segitiga di pantat/bawah botol tsb. Semua kode itu ada maksudnya lho, apa saja artinya:
  1. Kode 1, PETE atau PET (polyethylene terephthalate) bentuknya jernih/tembus pandang dipakai dihampir semua botol minuman spt aqua, c1000, dsb. Botol-botol ini harus pakai sekali saja. Jangan dipakai lama-lama atau menuangkan air hangat/panas karena akan meleyot.

Bungkus dengan Wadah makanan dan minuman !


Selain sebagai tempat rekreasi pada saat weekend, Bandung adalah kota pelajar terbesar di Indonesia. Saya tidak tahu persis jumlahnya. Menurut Rektor ITB saat sidang penerimaan mahasiswa baru, Jumlah mhs dari semester awal s.d akhir untuk S1,S2,S3 berjumlah sekitar 15ribu. Padahal ITB masih belum seberapa dibanding UNPAD dan UPI (Eks IKIP).

Belum lagi kampus swasta, kampus milik departemen pemerintah dan BUMN tertentu seperti STTS Depsos, STPDN, Poltek PT. POS, Polman Negeri Bandung, dsb. Saya perkirakan sekitar 200 ribu. Selain itu, lulusan2 yg seharusnya kembali ke kampung halaman, malah menetap di Bandung untuk mencari pekerjaan sehingga menurut survey, Bandung saat ini penduduknya terbesar No.3 setelah Jakarta dan Surabaya mengalahkan Medan (Lihat di Wikipedia atau Kaskus).

Bahaya Sampah Plastik


Berturut-turut tahun 2006 dan 2008, pemerintah memberikan penghargaan kepada Bandung sebagai kota metropolitan terkotor. Ketika saya membaca sebuah milist, seorang wanita warga Bandung berkomentar: "Ini sebenarnya ulah warga Jakarta yang datang ke Bandung untuk shopping atau sekedar jajan2, wisata kuliner lalu ninggalin sampah yg menumpuk".

Saya sendiri menyimpulkan kalo majunya suatu perekonomian di suatu kabupaten atau kota di Indonesia, selalu sejalan dengan meningkatnya sampah di daerah tsb.

Senin, 19 Juli 2010

Bayarlah dengan Perkataan

Tidak semua bisa dilakukan oleh uang. Ketika anda tahu bagaimana membayar orang lain dengan kata-kata penghargaan setiap hari dalam berbagai hal kecil, sehingga menurut mereka, anda telah menaruh perhatian lebih terhadap apa yang telah mereka lakukan, maka anda akan memperoleh timbal balik yang jauh lebih besar, orang lainpun akan mengupayakan waktu dan tenaga mereka untuk membantu atau mengerjakan perintah anda dengan lebih tulus.


Berikut ini ceritanya. Suatu Senin pagi di bulan April, ketika saya (Cerita dari Laurie) bekerja di Boston, saya berjalan ke kantor bos saya untuk mendiskusikan proyek, bos saya secara santai bertanya, "Laurie, bagaimana akhir pekanmu? Ada kejadian spesial?"

"Ada, Saya menghabiskan akhir minggu di rumah orang tua saya di New York. Karena cuaca bagus, kami mengundang beberapa orang untuk pesta kebun. Pesta kebun sambil bakar barbecue tidak ada bandingannya ketika matahari bersinar cerah. Bagaimana dgn anda?" Tanyaku.

"Lumayan, Saya main golf hari Sabtu dan pulang ke rumah tepat waktu untuk bertemu dengan para tukang kebun yg baru bekerja selama beberapa minggu ini. Mereka datang untuk bersih-bersih kebun. Saya kaget di akhir hari itu, karena mereka melakukan apa yg saya mau, jadi saya tidak perlu protes. Halaman belakang tampak begitu rapi sampai saya berpikir kalau saya perlu membuat pesta untuk memamerkannya!".

Saya tersenyum dengan komentar itu, tetapi sesuatu yg tidak biasa, tersangkut di benak saya, kenapa dia begitu KAGET? maka saya tanya kembali. "Kenapa anda begitu terkejut karena para tukang kebun anda melakukan apa yg anda inginkan?"