Surah Al-Fatihah selalu kita baca saat sholat sebagai syarat sah sholat, yang merupakan sifat Allah yaitu Rahman (Indonesia=Kasih / Grace) dan Rahim (Indonesia=Sayang / Mercy), namun beberapa dari rekan mungkin belum bisa membedakan sifat Rahman dan Rahim.
Pendahuluan, pengertian Rahmat
Menurut pakar bahasa, Ibnu Faris (395 H) semua kata yang terdiri dari huruf-huruf Ra, Ha, dan Mim, mengandung makna “kelemah lembutan, kasih sayang dan kehalusan”. Jadi rahmat memang memiliki arti demikian.
Rahmat sebenarnya adalah bentuk kata benda. Contoh: baik = kata sifat, sedangkan kebaikan = kata benda. Kebaikan tidak sama dengan rahmat, ini hanya ilustrasi/analogi saja supaya mudah memahami. Perhatikan contoh:
Dari Abu Hurairah ra berkata Rasulullah bercerita, “Pada suatu ketika ada seekor anjing mengelilingi sebuah sumur, anjing itu hampir mati kehausan. Tiba-tiba dia terlihat oleh seorang wanita pelacur bangsa Yahudi. Maka dibukanya sepatu botnya kemudian dicedoknya air dengan sepatunya lalu diberinya minum anjing yang hampir mati itu. Maka Allah mengampuni dosa-dosa wanita itu.” (HR. Muslim)
Perasaan kasihan yang menghiasi diri seseorang, tidak luput dari rasa pedih yang dialami oleh jiwa pemiliknya (Pelacur). Rasa itulah yang mendorongnya untuk mencurahkan rahmat (kebaikan, dengan memberi minum) kepada yang dirahmati (Anjing).
Aku mendengar Rasulullah saw bersabda :’Allah swt menjadikan rahmat (kebaikan) itu seratus bagian, disimpan disisiNya sembilan puluh sembilan dan diturunkanNya ke bumi ini satu bagian; yang satu bagian inilah yang dibagi pada seluruh makhluk, (yang tercermin antara lain) pada seekor binatang yang mengangkat kakinya dari anaknya, terdorong oleh rahmatnya, kuatir jangan sampai menyakitinya (menginjak anaknya). (HR. Muslim).