Sabtu, 03 Maret 2012

Etika dan Batasan untuk meminta tolong

Sebagai makhluk sosial, tentunya kita sering beinteraksi dengan sesama. Agama dan budaya di manapun selalu menganjurkan kita untuk saling tolong-menolong. Statemen ini menurut saya masih terlalu normatif karena meminta tolong juga harus memperhatikan etika dan situasi, jangan sampai kita mereportkan orang lain, terlebih sahabat. Jika sahabat selalu direpotkan untuk hal-hal  sepele yang seharusnya bisa dilakukan sendiri, mungkin sahabat kita akan menjauh perlahan-lahan.
Kapan saat yang tepat untuk meminta tolong?

1) Minta tolong-lah untuk hal-hal genting/darurat, seperti:

Mintalah tolong ketika anda atau keluarga sakit keras/kecelakaan sehingga memerlukan bantuan baik biaya, tenaga. Atau ketika atap bocor saat musim hujan sehingga perlu renovasi segera. Juga meminta tolong jika makan dalam sehari cuma 1 kali. Kalo anda masih bisa makan 2x dalam sehari, seharusnya sudah cukup, karena saya pun pernah mengalami spt ini.

Sering kali saya temui teman2 ingin meminjam untuk hal-hal yang ga penting, mulai pinjam buat renovasi rumah spt pasang pagar baru, ngecat rumah krn dekat lebaran, aneh2 deh pokoknya.  Saya juga pengalaman ada ibu tetangga sering berhutang ke saya, awalnya saya kasih, lalu berhutang lagi, dan lagi. Ternyata saya tanya buat bayar arisanlah dan ini dan itu. Rejeki setiap orang berbeda, cobalah nikmati dulu yg ada.

2) Jangan meminjam alat-alat yang sering dipakai

Kalo alat-alat tsb rutin dipakai paling tidak 1 minggu sekali maka lebih baik beli, apalagi bila harganya murah.  Contohnya jd mahasiswa, bawalah ballpoint jangan minjam melulu.

3) Jangan sering meminta tolong untuk hal-hal yang sepele.

Nitip bungkus makan. memang sederhana tapi kalo nitip tiap hari, teman kita kan bukan OB yang selalu disuruh2?  Kecuali kalo teman anda yang nawarin duluan, "Mau nitip ga?"  ini gpp, justru merupakan sinyal, kalo dia ingin bersahabat dengan anda.

Sabtu, 28 Januari 2012

Jejak Indo-Eropa di Asia Tengah, Bagian ke-1

Anak perempuan suku Oirat Mongol bermata biru


Minggu kemarin saat peringatan Go Xi Fat Cai, MetroTV menyiarkan Pertamina-Fastron napak tilas Jalur Sutra dari Negeri Cina melewati Asia Tengah sampai Eropa (Bulgaria, Serbia, Vienna), namun ada yang aneh, ternyata ada beberapa orang di propinsi Xinjiang (Tiongkok barat) tidak mirip orang Tiongkok tapi campuran, ada yang mirip  orang Indonesia, orang Turki, orang Rusia, dan lain sebagainya.


Anak laki-laki di Kyrgizstan
Selain itu, media TV/koran saat ini hanya fokus membicarakan negara-negara sekitar Eropa Barat, Amerika, Asia Timur, Timur Tengah. Jarang sekali berita mengekspos daerah seperti Eropa Timur dan Asia Tengah. Akhirnya saya browsing-browsing.
Peta Asia Tengah, Ukraina, Rumania ada disebelah kiri, laut Mati
Sebelum pergerakan rumpun/suku bangsa Turkic ke beberapa wilayah timur (sekarang  beberapa orang-orang yang mendiami beberapa negara eks Uni Soviet seperti Kazakstan, Uzbekistan, Azerbaijan, Turkmenistan, Tajikistan, Kyrgistan dan pripinsi Xinjiang/Tiongkok Barat), pada masa kuno, bahasa Indo-Iran (800an SM sampai 200an Masehi) telah diucapkan oleh populasi yang berada mulai Eropa timur (Rumania, Rusia, Ukraina) sampai pegunungan Altai di selatan Siberia (Mongolia) dan Asia Selatan .Orang Yunani kuno menamai bangsa Scythians, orang Persia (Iran) menamai suku Saka. Synthia adalah bagian dari suku Iran yang suka hidup nomaden dengan kendaraan kuda. Daerah ini beberapa di antaranya berupa gurun dan padang rumput (stepa).

Suku Bangsa Scythia dengan rumpun bahasa Indo-Iran

Namun, sebelum kehadiran kedua suku bangsa tersebut, bahasa dari rumpun Indo-Eropa telah ada di Asia terlebih dahulu (tahun 3500 SM-an). Indo-Iranian adalah salah satu cabang dari Indo-Eropa.

Kamis, 22 September 2011

Belajar SQLplus, bagian ke-2

Gambar: Pengaruh set pagesize pada tampilan tabel
Set Pagesize
Dalam keadaan default, saat user menampilkan isi tabel, maka setiap 10 record, akan dicetak ulang heading (EMPNO ENAME JOB, dst). Agar heading hanya dicetak setiap x record, ketik: set pagesize 200., maka header akan dicetak setiap kali menampilkan 200 record. Tanda slash (/) enter, digunakan untuk mengeksekusi perintah sebelumnya (buffer), yaitu perintah SELECT * FROM emp.

Minggu, 21 Agustus 2011

Belajar iSQLplus (web based), bagian ke-1

Gambar: Ilustrasi iSQLplus
Sebagaimana diketahui, interface untuk mengatur database Oracle dapat berbentuk perintah teks yang diketik, disebut CLI (command line interface) atau GUI (graphical user interface) yang interaksinya cukup klik dan klik tanpa repot mengetik banyak. Bagi penggemar  CLI pengaturan database Oracle 10g juga ada 2 macam, yaitu:
  1. CLI melalui command prompt sistem operasi 
  2. CLI berbasis web. CLI berbasis web memerlukan application server yang harus diaktifkan terlebih dahulu sebelum terhubung ke database oracle.Ilustrasinya dapat dilihat pada gambar di atas.

Gambar: Setting awal sekaligus menjalankan iSQLplus application server pertama kali.