Kamis, 23 Desember 2010

Tanaman Pergola (pelindung panas)

Gambar: Tanaman Alamanda

Tinggal di daerah panas adalah sebuah takdir, bukan pilihan. Takdir mengharuskan kita untuk tinggal di daerah-daerah tertentu untuk mendekatkan diri dengan tempat kerja atau menyesuaikan kondisi keuangan kita. Dengan panasnya suhu udara pada siang hari (Bekasi Timur), rumah menghadap ke barat serta depan rumah yang dulunya masih tanah lapang (sebelum ada masjid), saya seperti umroh tiap sabtu-minggu (padahal belum pernah umroh he3x).

Gambar: Rumah saya yang ada jemuran

Untuk mengatasinya, beberapa warga akhirnya mencoba menanam tanaman pergola seperti tetangga samping  kiri rumah saya. Tanaman pergola adalah tanaman yang merambat dan menjalar pada pergola. Tanaman pergola bisa menjadi solusi alternatif  dengan biaya murah (harga tanaman alamanda Rp. 15 ribu) + biaya pergola. Bandingkan bila anda membuat  kanopi  berbahan fiber glass yang menghabiskan dana Rp. 5 juta dan kadang masih terasa panas bila atap terbuat dari fiber glass atau seng  yang tidak mampu menahan gempuran terik sinar matahari sepanjang hari.

Di komplek perumahan tempat saya, ada yang menanam alamanda dan anggur. Dari pengamatan, tanaman anggur tidak bisa menahan panas dan lebih cocok di tanam di daerah dataran tinggi, saya lebih cocok  tanaman alamanda karena:
  • Cocok di suhu udara panas meski sedikit air
  • Tanpa perawatan khusus, tetapi daun dan bunga tetap terlihat segar, tidak layu.
  • Tumbuh dengan cepat. Dalam waktu 3 bulan sudah bisa menutup seperti di atas.
  • Bunga kuning yang indah.
Sebagai konskuensi dari pertumbuhan yang cepat, anda harus rutin memangkas sebagian rambatan yang menuju tempat-tempat tertentu seperti kabel listrik atau antena TV. Tanaman Alamanda juga melilit tiang-tiang pergola sangat kuat, sehingga dibutuhkan konstruksi yang benar-benar kuat, kalau tidak pergola akan roboh, seperti pada tetangga di sebelah rumah saya, karena pertumbuhan yang cepat dan lebat menyebabkan beban bertambah sehingga di tambahkan bambu untuk menyanggah pergola.

Tanaman pergola sebagai penutup atap memberikan efek sejuk seperti atap genteng, berbeda dengan atap dari bahan seng atau fiber glass yang masih terasa panas. Untuk anda yang tinggal di daerah yang banyak ular mungkin seharusnya berhati-hati dan perlu anda pertimbangkan. Namun di Bekasi tempat saya tinggal saat ini, daerahnya masih cenderung aman dari ular.

Tanaman pergola dibagi menjadi 2 bagian, yaitu berbunga indah atau berdaun indah. Berikut ini tanaman-tanaman pergola yang bisa ditanam di rumah anda.

Tanaman Pergola berbunga indah
  1. Alamanda
  2. Petrea
  3. Kongea
  4. Stepanot
  5. Hoya
  6. Kembang Irian merah/putih
  7. Air mata pengantin
  8. Nona makan-sirih
  9. Sangga Langit
  10. Fuhsia
  11. Markisa
  12. Bugenvil
Tanaman Pergola berdaun indah
  1. Bintang terang
  2. Sirih-Gading
  3. Daun markisa
  4. Daun asparaga

Gambar : Depan rumah yang dulu lapangan

Rumah menurut saya tidak cukup dengan indah dari sisi estetika atau seni,dengan banyaknya pohon palem, tanaman anggrek dan sebagainya. Lingkungan bagi orang-orang kebanyakan seperti saya ini, membutuhkan keasrian dan kesejukan.

Keindahan hanya untuk dilihat, tetapi kesejukan bisa lebih dirasakan. Untuk menjadikan lingkungan yang asri dan sejuk, dibutuhkan minimal 2,5 tahun seperti komplek saya. Begitu anda membeli rumah, saya sarankan langsung menanam pohon yang besar yang bisa memberi efek sejuk di depan rumah anda. Jika di depan rumah anda terdapat tanah lapangan dan tidak terhalang kabel listrik, saya sarankan di tanam pohon Trembesi. (dengan persetujuan warga komplek).

7 komentar:

Anonim mengatakan...

setuju pak, cintai lingkungan karena disanalah kita hidup.

Ahmad Juniar mengatakan...

Iya Pak, terima kasih mengunjungi blog saya.

Anonim mengatakan...

Beli Alamanda-nya dimana pak?

Ahmad Juniar mengatakan...

Di bekasi dekat pengairan ada pak. Bapak tinggal dimana. Kalo di daerah DKI Jabodetabek, banyak kok.

THE GREY SIDE mengatakan...

selamat siang pak ahmad juniar, saya Rizkita dari tabloid Wanita Indonesia. kebetulan saya sedang membuat artikel tentang green roof dan pergola pak. dan saya melihat blog pak juniar yg tentang pergola.
apakah pak juniar bersedia membantu saya untuk menjadi narasumber? jika bersedia, wawancara bisa dilakukan via email atau telfon pak.

email saya : lubisrizkita@yahoo.com
telfon saya : 0856 920 72279

bersedia atau tidaknya, tolong berikan kabar ya pak juniar.
terimakasih :)

salam hangat,


Rizkita H Lubis
Wanita Indonesia's Reporter

Ahmad Juniar mengatakan...

Selamat pagi,

Maap bu, saya baru komentar. Saya terlewatkan waktu baca email ternyata ada komentar untuk tanaman merambat dipergola.

Saya tidak PD menjadi nara sumber karena saya tidak ikut mengalami (menanam, memelihara tanaman merambat di pergola) sehingga saya tidak bisa menjadi nara sumber. Artikel inipun saya peroleh dari internet yang saya download berbentuk laporan PDF, namun saya lupa sumbernya sptnya dari laporan dinas pertamanan mungkin.

Saya sarankan mencari narasumber dari arsitek eksterior/taman/landscape akan lebih baik.

Terima kasih mbak sudah mengunjungi blog saya.

Salam.

Kontes Dukung penghijauan bumi mengatakan...

Salam Sukses....

Sekedar informasi untuk sahabat blogger smuanya,
Ikuti kontes Review untuk mendukung penghijauan bumi.
Berhadiah JUTAAN rupiah.
Kontes ini bukan kontes SEO murni jadi dapat diikuti oleh siapapun....
Info Selengkapnya:
www.MitraBibit.com

Poskan Komentar